Kesuksesan di Ibukota

Sebagai seorang anak yatim piatu yang dibesarkan di sebuah panti asuhan, saya benar-benar berharap bisa berbuat banyak bagi panti asuhan tempat saya dulu dididik dan diajari beragam pengetahuan moral. Ketika meninggalkan panti asuhan tersebut untuk mengadu nasib di kota besar, seperti sudah menjadi cita-cita saya untuk memuliakan para pengasuh dan adik-adik saya yang masih tinggal di sana.

Tapi kenyataan berkata lain. Kenyataan berkata bahwa untuk bertahan hidup di kota metropolitan saja sudah sulit, apalagi untuk menyumbang atau berbagi dengan adik-adik sepanti saya yang jumlahnya tidak sedikit. Biaya sewa tempat tinggal makin lama makin mahal, harga barang-barang kebutuhan pokok selangit tingginya dan penghasilan saya tidaklah seberapa.

Inginkah saya merubah nasib? Tentu. Keinginan ini makin membulat saja semenjak saya mengenal situs www.cincinsulaiman.com tanpa sengaja. Keterangan ringkas yang saya baca di situs tersebut membuat saya tertarik untuk menggunakan Cincin Sulaiman sebagai pelengkap usaha nyata yang sejauh ini belum menunjukkan keberhasilan signifikan.

Alhamdulillah, keinginan tersebut berbuah manis. Memesan dan mengenakan Cincin Sulaiman ternyata memang berdampak besar bagi kehidupan perekonomian saya. Nyatanya tiba-tiba saja ada orang yang mempercayai saya untuk menjalankan usahanya, sebuah usaha binatu yang tanpa terduga berkembang pesat semenjak saya pegang. Hasil yang saya dapatkan sekarang pun sudah lumayan cukup untuk dibagi bersama adik-adik sepanti saya di Brebes sana. Sungguh sebuah peningkatan yang luar biasa, bukan?

 

Reno P. – Jakarta Utara