Kebal Tanpa Khodam

Kalau dulu ada orang bertanya siapa yang tidak percaya pada keberadaan ilmu kebal, saya akan dengan sigap menjawab bahwa sayalah salah satunya. Mana mungkin ada orang yang bisa ditusuk-tusuk seenaknya dengan benda tajam tanpa mengakibatkan luka atau pendarahan?

Mungkin disitulah letak kesalahan pikir saya. Tadinya saya mengira bahwa yang dimaksud dengan kekebalan benda tajam adalah kemampuan seseorang untuk tetap tidak terluka sekalipun disilet dan dibacok dengan parang. Padahal kebal bisa juga diartikan sebagai terselamatkannya nyawa seseorang meski mengalami kecelakaan hebat, dengan luka yang minim bahkan ringan sama sekali.

Hal inilah  yang pernah saya alami sendiri, sehingga membuat saya percaya pada kemampuan kebal yang berasal dari bantuan sarana spiritual non-khodam. Sarana spiritual tanpa khodam yang saya pakai ini adalah Cincin Sulaiman, karya Ustadz Masrukhan dari Asosiasi Parapsikologi Nusantara.

Suatu hari ketika mengenakan Cincin Sulaiman ini saya tanpa sengaja terlibat sebuah perkelahian preman. Penyebabnya, ternyata muka saya yang terbilang pasaran ini sangat mirip dengan orang yang tadinya berniat mereka pukuli. Walhasil saya dihajar habis-habisan tanpa tahu apa kesalahan apa yang telah saya perbuat. Namun ajaib, tidak sedikitpun rasa sakit menjalari badan dan tak satupun luka tertinggal di tubuh saya.

Padahal rasa-rasanya saya sudah panik tak karuan, berpikir kalau bakal jadi korban kekerasan yang babak belur dengan badan membiru di tengah jalan. Karena itulah testimoni ini saya tulis untuk menyampaikan rasa terima kasih saya pada Ustadz Masrukhan yang telah mempertemukan saya pada Cincin Sulaiman. Terima kasih banyak, Ustadz!

 

Budi U. – Nganjuk